karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan
maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhan-mu-lah hendaknya kamu berharap (qs 94: 5-8)

6.2.12

mendidik hati 3

Suatu hari Sofyan Ats-asuri pernah memohon kepada Rabi'ah agar berkenan menjelaskan tentang pengertian kemurahan. Rabi'ah bertanya kepada Sofyan:
"Apakah yang dimaksud kemurahan menurut pengertianmu?"
Jawabnya:
"Yang dinamakan pemurah di dunia adalah tidak bakhil mendermakan hartanya. Dan pemurah dalam pengertian orang yang rindu terhadap kehidupan akhirat adalah tidak bakhil menyerahkan dan mengorbankan dirinya dalam beribadah kepada Allah."
"Jawabanmu itu salah!", jawab Rabi'ah tegas.
"Lalu apakah yang dinamakan pemurah menurut engkau?", Sofyan minta penjelasan.
"Pemurah ialah bahwa engkau menyembah Allah semata-mata karena engkau mencintaiNya. Tidak mengharap balasan apapun dariNya.", jawab Rabi'ah singkat.