karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan
maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhan-mu-lah hendaknya kamu berharap (qs 94: 5-8)

Al-Hikam - Advance Class MQ

Rasulullah saw bersabda,
"Ketahuilah bahwa di dalam tubuh itu ada segumpal
darah, yang mana bila segumpal darah itu baik/sehat, maka akan baiklah seluruh anggota tubuhnya.
Ketahuilah bahwa segumpal darah itu adalah hati."
(HR. Bukhari & Muslim)

bismillahirrahmanirrahim..
sesungguhnya yang baik hanya datang dari Allah
~ wa ana abduka ~


Sebaik-baik seorang hamba ialah yang menyerah menurut kehendak Tuhannya, dan mempercayai bahwa yang diberi Tuhan itulah yang terbaik baginya..
. . . 

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui"
. . . 

"HambaKu taatilah semua perintahKu, dan jangan memberitahu kepadaKu apa yang baik bagimu, (atau jangan mengajari kepadaKu apa yang menjadi hajat kebutuhanmu)" 
. . . 

Dan serahkan dirimu pada Allah, dan relakan hatimu menerima bala ujian sebagaimana kegembiraanmu ketika menerima nikmat.. 
. . .

"Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia" 
. . . 

Kewajiban seorang hamba adalah menyerah kepada majikannya. Dan Allah yang mengetahui benar-benar apa yang menguntungkan dan yang menyusahkan hambaNya.. 
. . .

^ Dan jangan berkata ghibah atau namimah (menyebut kejelekan orang atau mengadu domba antara seseorang dengan yang lain). 
^ Dan jangan membalas, mengganggu pada orang yang mengganggumu.
^ Dan maafkanlah orang yang aniaya padamu.
^ Dan berilah pada orang yang bakhil padamu.
^ Dan berlaku baik pada orang yang jahat padamu.
^ Dan sebaik-baik manusia akhlak budi pekertinya ialah yang sempurna imannya.
^ Dan siapa yang tidak berilmu, maka tidak berharga di dunia dan akhirat.
^ Dan siapa yang tidak sabar, tidak berguna ilmunya.
^ Siapa yang tidak loman (dermawan), tidak mendapat keuntungan dari kekayaannya.
^ Siapa tidak sayang sesama manusia, tidak mendapat hak syafaat di sisi Allah.
^ Siapa yang tidak sabar tidak mudah selamat. 
^ Dan siapa yang tidak bertaqwa, tidak berharga di sisi Allah. 
. . .

.. Apabila Tuhan memudahkan bagimu kebutuhan hidup dari jalan yang tidak disangka, kemudian jiwamu tetap tenang ketika terjadi kekurangan, karena tetap ingat dan bersandar kepada Tuhan, dan tidak berubah dalam menunaikan kewajiban-kewajiban.. 
. . .

Seorang hamba hanya mengenal kewajiban, sedang jaminan upah ada di tangan majikan, maka tidak usah fikirkan perasaan untuk mengatur, karena kuatir kalau apa yang dijamin itu tidak tiba, atau terlambat.. 
Janji Allah adalah pasti terhadap hambaNya.. 
. . .

"Dan perintahkan kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa." 
. . .

"Janganlah kelambatan masa pemberian Tuhan kepadau, padahal engkau bersungguh-sungguh dalam berdoa menyebabkan patah harapan, sebab Allah telah menjamin menerima semua doa dalam apa yang Ia kehendaki untukmu, bukan menurut kehendakmu, dan pada waktu yang ditentukannya, bukan pada waktu yang engkau tentukan" 
. . .

Anas ra berkata: 
~ Tiada seorang berdoa, melainkan pasti diterima Allah doanya,
atau dihindarkan daripadanya bahaya,
atau diampunkan sebagian dosanya,
selama ia tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa, 
atau untuk memutuskan hubungan famili ~ 
. . .

Allah menurunkan wahyu kepada Nabi saw: 
"Aku telah menurunkan bala (ujian) kepada seorang hamba,
maka ia berdoa, dan tetap aku tunda permintaannya,
akhirnya ia mengeluh,
maka aku berkata kepadanya:
Hambaku, bagaimana aku akan melepaskan daripadamu rahmat 
yang justru bala itu mengandung rahmatKu" 
. . .

"Amal perbuatan itu sebagai kerangka yang tegak, sedang ruh (jiwa) nya, ialah terdapatnya rahasia ikhlas (ketulusan) dalam amal perbuatan itu" 
. . .

Nabi Isa as berkata:
.: Berbahagialah orang yang perkataannya dzikir,
.: dan diamnya berfikir, 
.: dan pandangannya perhatian. 
. . . 

*Tentang Kebaikan* 
1. Lapar
2. Diam
3. Menyendiri 
4. Bangun malam 
. . . 

>> Tiada suatu saat yang berjalan melainkan di situ pasti ada takdir Allah yang dilaksanakan.. 
. . . 

Allah menjadikan manusia dengan segala hajat kebutuhannya,
sehingga tidak usah manusia kuatir atau ragu atau jemu
terhadap sesuatu pemberian Allah,
meskipun berbentuk penderitaan bala pada lahirnya,
sebab hakikatnya nikmat besar bagi siapa yang mengetahui hakikatnya.. 
:: Tidak ada sesuatu yang tidak terbit dari rahmat kurnia dan hikmat Allah swt 
. . . 

"Permintaanmu dari Allah mengandung pengertian
menuduh Allah, kuatir tidak memberi kepadamu.
Dan mintamu kepada Allah supaya mendekatkan dirimu kepadaNya, 
berarti engkau masih merasa jauh daripadaNya." 
. . . 

~ jika engkau sabar, maka hukum Allah tetap berjalan
dan engkau mendapat pahala,
~ dan apabila engkau tidak sabar, tetap berlaku ketentuan Allah 
sedang engkau berdosa.. 
. . . 

*Tentang istiqamah*
.: sabar dalam melanjutkan perjuangan dan terus berdoa
.: tidak berubah iman kepercayaannya kepada Allah, ke-Tuhan-an Allah, kekuasaan Allah dan kebijaksanaan Allah, baik dalam sehat atau sakit, 
senang atau susah, suka atau duka, kaya atau miskin 
. . . 

'Al-Karim'
>> Yang memberi hajat kebutuhan sebelum diminta 
>> Yang tidak pernah mengecewakan harapan orang yang berangan-angan (berharap) 
(dalam sebuah kitab)
. . . 

Bahwasanya Allah telah berfirman:
"Demi kemuliaanKu dan kebesaranKu,
dan kemurahanKu dan ketinggian kedudukanKu, di atas arsy.
Aku akan mematahkan harapan orang yang berharap kepada lainKu
dengan kekecewaan,
dan akan Aku pakaikan kepadanya pakaian kehinaan di mata orang,
dan aku singkirkan ia dari dekatKu,
dan aku putuskan dari hubunganKu.

Mengapa ia mengharap lainKu dalam kesukaran,
padahal kesukaran itu di tanganKu,
dan Aku dapat menyingkirkannya,
dan mengharapkan kepada lainKu serta mengetuk pintu lain,
padahal kunci pintu-pintu itu tertutup,
HANYA PINTUKU YANG TERBUKA BAGI SIAPA YANG BERDOA MINTA KEPADAKU.
Siapakah yang pernah mengharapkan Aku untuk menghalau kesukarannya
lalu Aku kecewakan?
Siapakan yang pernah mengharapkan Aku karena besar dosanya
lalu Aku putuskan harapannya?
Atau siapakah yang pernah mengetuk pintuKu 
lalu tidak Aku bukakan?" 
. . . 

Ibnu Mas'ud ra:
"Demi Allah
tiada seorang yang baik sangka terhadap Allah,
melainkan pasti Allah akan memberikan kepadanya apa yang ia sangka 
sebab kebaikan itu semuanya di tangan Allah" 
"Jangan meninggalkan dzikir,
karena engkau belum selalu ingat kepada Allah di waktu berdzikir,
sebab kelalaianmu terhadap Allah ketika tidak berdzikir lebih berbahaya
 
daripada kelalaianmu terhadap Allah ketika kamu berdzikir" 
. . . 

.:| Keselamatan dalam agama hanya dalam memutuskan harapan dari sesama makhluk.. 
. . . 

<< Siapa yang tidak suka menghadap (mendekat) kepada Allah dengan halusnya pemberian kurnia Allah, 
maka akan diseret supaya ingat kepada Allah dengan rantai ujian (bala) >> 
. . . 

"Siapa yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan, maka berarti berusaha untuk hilangnya nikmat itu, dan siapa yang syukur atas nikmat berarti telah mengikat nikmat itu dengan ikatan yang kukuh" 
. . . 

Annu'man bin Basyir ra berkata:
Bersabda Nabi saw:
"Siapa yang tidak mensyukuri nikmat yang SEDIKIT, maka tidak akan dapat mensyukuri nikmat yang BANYAK, 
dan siapa yang tidak berTERIMAKASIH kepada sesama manusia berarti tidak berSYUKUR.." 
. . . 

Ibrahim bin Adham ra berkata:
Seorang tidak akan mencapai derajat orang shalihin,
sehingga melalui enam rintangan:
.: Menutup pintu keMULIAan, membuka pintu keHINAan
.: Menutup pintu NIKMAT, membuka pintu keSUKARan
.: Menutup pintu ISTIRAHAT, membuka pintu PERJUANGAN
.: Menutup pintu TIDUR, membuka pintu JAGA
.: Menutup pintu keKAYAan, membuka pintu keMISKINan 
.: Menutup pintu HARAPan, membuka pintu bersiap menghadapi MAUT 
. . . 

"Siapa yang SELALU menJAWAB segala pertanyaan,
dan menCERITAkan segala yang telah diLIHAT,
dan menyebut segala apa yang ia INGAT (ketahui), 
maka ketahuilah bahwa yang demikian itu tanda keBODOHan orang itu" 
. . . 

Al-Hasan berkata:
Carilah manisnya amal itu pada tiga,
maka bila kamu telah mendapatkannya
bergembiralah dan teruskan mencapai tujuanmu,
apabila belum kamu dapatnya
ketahuilah bawa pintu masih tertutup 
yaitu ketika MEMBACA QURAN, dan BERDZIKIR dan ketika SUJUD. 
. . .

Rasulullah saw bersabda:
Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya.
. . .

Sebaik-baik yang harus engkau minta dari Allah, ialah apa-apa yang Allah menyuruh kamu, yakni tetap iman, patuh pada semua perintah dan larangan, istiqamah dalam pengabdian diri ke hadirat Allah.
"Ya Allah aku mohon kepadaMu ridhaMu, dan surga,
dan aku berlindung kepadaMu dari murkaMu, dan neraka."
. . .

Allah melapangkan bagimu supaya engkau tidak selalu dalam kesempitan,
dan Allah menyempitkan bagimu supaya engkau tidak hanyut dalam kelapangan,
dan Allah melepaskan engkau dari keduanya, supaya engkau tidak bergantung kepada sesuatu selain Allah.
.: segala sesuatu dari sisi Allah adalah yang terbaik untuk hambaNya
. . .

Sebab risau hati itu salah satu dari tiga: karena dosa, atau kehilangan dunia, atau dihina orang.
Sedangkan sebab riang hati adalah satu dari tiga: karena bertambahnya ibadat (taat) dan bertambahnya ilmu ma'rifat, atau karena bertambahnya kekayaan atau kehormatan, atau karena pujian dan sanjungan orang.
. . .

Seorang hakim berkata:
Menanggung budi kebaikan manusia itu lebih berat daripada sabar karena kekurangan (ketiadaan).
. . .

Siapa yang menyembah kepada Allah karena mengharap sesuatu, atau untuk menolak bahaya siksa atas dirinya, maka belum menunaikan hak kewajibannya terhadap sifat-sifat Allah.
Dalam kitab Zabur ada tersebut:
Dan siapakah yang lebih kejam dari orang yang menyembahKu karena surga atau neraka,
apakah andaikan Aku tidak membuat surga dan neraka, tidak berhak disembah.
. . .

Tiada sempurna iman keyakinan seorang terhadap Allah sebelum ia memiliki dua sifat:
1. percaya penuh kepada Allah, yakni menyandar dan berharap hanya kepada Allah
2. syukur karena dihindarkan dari ujian kekayaan dunia

Dan tidak sempurna iman keyakinan hamba sebelum ia mengerti bahwa pemberian Allah sesuatu yang manfaat, dan penolakan Allah karena madharat.
. . .

Maksiat (dosa) yang menimbulkan rasa rendah diri dan membutuhkan rahmat Allah, lebih baik dari perbuatan taat yang membangkitkan rasa sombong, ujub, dan besar diri.
. . .

Dalam sebuah hadits Nabi saw bersabda:
Siapa yang telah mendapat izin untuk berdoa, berarti telah dibukakan baginya pintu rahmat, dan tiada sesuatu yang lebih disukai oleh Allah daripada dimintai maaf dan selamat dunia-akhirat.
. . .

Anas bin Malik ra berkata, Nabi saw bersabda:
Apabila Allah kasih sayang pada seorang hamba, maka dituangkan kepadanya bala',
maka bila ia berdoa, berkata malaikat, "Suara yang sudah terkenal."
Dan berkata Jibril, " Tuhanku, hambaMu Fulan sampaikan hajatnya."
Jawab Allah, " Biarkan hambaKu, Aku suka mendengar suaraNya."
Maka apabila hamba berkata, "Ya rabbi.."
Jawab Tuhan, "Labbaika hambaKu, tiada engkau berdoa melainka aku sambut, dan tiada engkau minta sesuatu melainkan pasti Aku berikan. Imma (ada kalanya) Aku segerakan untuku, atau Aku simpan untukmu yang lebih baik bagimu, atau aku tolah daripadamu bala' yang lebih besar dari itu."
. . .

Imraan bin Hushain ra menderita penyakit buang air tiga puluh tahun tidak dapat bergerak dari tempat tidurnya, sehingga dibuatkan lubang di bawah tempat tidurnya untuk kencing dan buang airnya.
Pada suatu hari datang saudaranya Al Alaa' atau Mutharrif bin Asysyikhkhir, lalu menangis melihat penderitaan nya. Maka ditanya oleh Imran, "Mengapakah engkau menangis?"
Jawabnya, "Karena saya melihat keadaanmu". Berkata Imran,
"Jangan menangis, karena saya suka apa yang disukai oleh Allah untukku."
Kemudian Imran berkata, "Saya akan berkata kepadamu semoga bermanfaat bagimu, tetapi jangan engkau buka kepada orang lain, sehingga aku mati."
"Sesungguhnya para malaikat berziarah kepadaku dan memberi salam kepadaku, sehingga saya merasa senang dengan adanya mereka."
. . .

Urwah bin Azzubair ra ketika menderita sakit yang oleh dokter diputuskan harus dipotong betisnya. Maka ketika akan dilaksanakan oleh dokter, diberi obat tidur supaya tidak terasa sakitnya dipotong betisnya itu, berkata Urwah, "Jangan diberi obat tidur, tetapi teruskan potong betis tanpa obat tidur."
Dan ketika digergaji betisnya tidak terdengar keluhan kecuali ucapan Hasbi (cukup bagiku), yakni rahmat Allah.

Dan setelah selesai operasinya, ia menyuruh pesuruhnya supaya mencuci dan membungkus potongan betisnya itu dan menguburkannya di kuburan kaum muslimin. Lalu ia berkata,
"Allah telah mengetahui bahwa kaki itu tidak pernah saya gunakan berjalan kepada maksiat."
Lalu ia berkata, "Ya Allah, jika Engkau ambil maka banyak sisanya, jika Engkau memberi bala' masih banyak selamatnya."
. . .

@ Jalan untuk menuju Tuhan:
.:  jika berbuat taat hendaknya merasa itu sebagai kurnia Allah
.:  jika berbuat dosa lekas membaca istighfar dan bertobat
.:  jika menerima nikmat harus bersyukur
.:  jika menderita bala' harus bersabar
. . .

"Jangan menuntut Tuhan karena terlambatnya permintaan yang telah engkau minta kepada Tuhan, tetapi hendaknya engkau koreksi dirimu, tuntut dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajibanmu terhadap Tuhanmu.."
. . .

Tidak usah engkau ingatkan Allah terhadap segala kepentinganmu. Bahkan Allah telah melengkapi segala kebutuhanmu sebelum kau mengerti apakah hajat kebutuhanmu yang sebenarnya.
. . .

Rasulullah saw bersabda:
Amal yang sangat disukai oleh Allah ialah yang dawam (terus menerus) meskipun sedikit
. . .

Al-Hasan Albasry berkata,
"Siapa yang sama hari kininya dengan kemarinnya, maka ia rugi; siapa yang harinya itu lebih buruk dari kemarinnya, maka ia mahrum (tidak dapat rahmat); siapa yang tidak bertambah berarti berkurang, dan siapa yang makin berkurang amalnya maka mati lebih baik baginya."
. . . 

Al-Wasithy berkata,
"Ibadat-ibadat itu lebih dekat kepada mengharap maaf daripada mengharap pahala dan upah."
. . .

Rasulullah saw bersabda dalam doanya,
"Ya Allah perbaikilah urusanku semuanya, dan jangan kau serahkan urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap matapun."
. . .

Rasulullah saw bersabda: Allah telah berfirman:
"Tidak cukup untukKu langit dan bumiKu, tetapi yang cukup bagiKu hanya hati hambaKu yang beriman (mukmin)"
. . . 

Rasulullah saw bersabda:
"Orang  yang belas kasih, dikasihi oleh Allah (Ar-Rahman), karena itu rahmatilah (kasihanilah) orang di bumi niscaya kamu dikasihi oleh yang di langit."
. . .

Rasulullah saw bersabda:
"Syirik itu ada yang lebih samar dari jalannya semut hitam diatas batu hitam di malam yang gelap."
. . .

Lukman Alhakiem ketika memberi nasehat kepada putranya , diajak masuk ke pasar dengan berkendaraan himar. Ia yang berkendaraan dan anaknya yang menuntun. Orang mencela, "Orang tua kejam, dia berkendaraan dan anaknya disuruh berjalan." Kemudian ia suruh anaknya naik. Tiba-tiba orang mencela, "Dua orang naik satu himar." Lalu turun Lukman, dan anaknya tetap di atas. Tiba-tiba orang mencela, " Anak kurang ajar, bapak dijadikan buruh menuntun." Kemudian turun keduanya menuntun himar. Tiba-tiba orang mencela, "Bodoh benar, himar tidak dinaiki hanya dituntun semata-mata." 
Tujuan Lukman untuk menunjukkan kepada putranya bahwa orang yang beramal atau yang mengambil-ambil hati orang tidak selamat dari celaan mereka.
. . .

Al-Harits Almuhasiby ra ketika ditanya tentang tanda orang yang sungguh-sungguh ikhlas yaitu yang tidak hirau (menghiraukan) dinilai apa saja oleh sesama manusia, asalkan ia sudah benar hubungannya dengan Allah dan tidak ada orang yang mengetahui walau sekecil debu dari amal kebaikannya, dan tidak takut jika ada orang mengetahui amal perbuatannya yang tidak baik.
. . .

... Hendaknya doa permintaanmu semata-mata untuk menunjukkan kerendahan kehambaanmu dan menunaikan kewajiban terhadap kemuliaan kebesaran dan kekayaan Tuhanmu.
. . .

Abul-Hasan berkata, "Janganlah yang menjadi tujuan dari doamu itu tercapainya hajat kebutuhanmu, maka jika demikian berarti terhijab engkau dari Allah, tetapi harus tujuan doa untuk bermunajat berbisik-bisik kepada (dengan) Allah yang memeliharamu, menciptakan dirimu. Dan bala bencana yang memaksakan engkau berdoa kepada Allah itu, lebih baik daripada menerima nikmat, kesenangan yang melupakan kepada Allah dan menjauhkan daripadaNya."
. . .

.: Jangan mengira bahwa Allah seolah-olah lupa terhadap hajat kebutuhanmu, sehingga sekiranya tidak engkau ingatkan mungkin tidak diberi :.
. . .

:: Allah melengkapi hajat kebutuhan di saat engkau sendiri belum mengerti apa saja hajat kebutuhanmu ::
. . .


Allah berfirman,
@ "Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat pada orang-orang yang berbuat kebaikan dan memperbaiki amal perbuatannya."
@ "Allah sendiri yang menentukan rahmatNya itu terhadap siapa yang dipilihNya sendiri."
@ "Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki, dan memberi hidayat/petunjuk siapa yang dikehendaki."
. . .

Adakalanya seorang arif terdorong oleh rasa adab dan menyerahnya kepada kebijaksanaan Tuhan, ia tidak minta apa-apa kepada Tuhan, karena berserah dan merasa puas dengan bagian pemberian Allah, dan karena sibuk berdzikir sehingga tidak sempat meminta-minta.
. . .

@ Apabila hati condong kepada doa, lebih baik berdoa, dan bila condong kepada diam tidak berdoa, maka lebih baik tidak berdoa. Dan adab itu lebih banyak condong kepada rela, puas sehingga tidak berdoa dan cukup memperbanyak dzikrullah.
. . .

Abubakar Al-Wasithy ketika diminta untuk berdoa, ia berkata, "Saya kuatir maka saya berdoa." Lalu ditanya, "Bila engkau minta hak milikmu, berarti engkau telah menuduh Kami dan bila engkau minta sesuatu yang bukan hakmu, berarti telah menyalahgunakan kewajibanmu untuk memuji padaKu, dan bila engkau rela maka berjalan segala sesuatunya sebagaimana yang telah Kami putuskan dalam azal sejak dahulu kala sebelum menjadikan makhluk."
. . . 

"Mungkin engkau mendapat kelebihan kurnia dan kebesaran dari Allah pada saat ujian bala kesukaran itu, yang tidak bisa engkau dapatkan dengan puasa dan sembahyang."
. . .

Buktikan dan sungguh-sungguh sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah membantu engkau dengan sifat-sifatNya (kesempurnaanNya)
~  akuilah kehinaanmu niscaya Allah menolong padamu dengan kemuliaanNya
~  akuilah kekuranganmu niscaya Allah menolong kepadamu dengan kekuasaanNya
~  akuilah kelemahanmu niscaya Allah menolong padamu dengan kekuatanNya
. . .

@  Dan siapa yang berserah diri kepada Allah, maka Allah sendiri yang akan mencukupi/melengkapi kekurangannya.
. . .

Abul-Abbas Almarsy berkata, "Keadaan hamba ini hanya ada empat macam: nikmat, bala, taat dan maksiat."
*  jika di dalam nikmat kewajiban hamba bersyukur kepada Allah
*  jika menerima bala harus sabar
*  jika dapat melakukan taat harus merasa taufiq hidayah dari kurnia Allah
*  bila tergelincir dalam dosa maksiat maka harus membaca istighfar
. . .

>> Orang yang diijinkan itu ialah yang berbicara 'Lillahi wa billahi wa fillah'; karena Allah dan dengan bantuan Allah dan dalam tuntunan hukum Allah.
. . .

Sahel bin Abdullah berkata, "Tiada sesuatu nafas atau hati melainkan diperhatikan oleh Allah pada tiap  detik, baik sing atau malam, maka apabila Allah melihat dalam hati itu ada hajat kepada sesuatu selaain Allah, niscaya Allah mendatangkan iblis untuk hati itu."
. . .

Firman Allah: Sabarlah terhadap hukum Tuhanmu karena engkau selalu dibawah pengawasan Kami.
. . .

Allah mewajibkan kepadamu berbuat taat, padahal yang sebenarnya hanya mewajibkan kamu masuk ke dalam surgaNya (dan tiada mewajibkan apa-apa kepadamu hanya semata-mata supaya masuk ke dalam surgaNya).
. . .

@  jangan ada seorang patah harapan dari rahmat Allah walau bagaimanapun keadaannya.
. . .

Rasulullah saw bersabda:
@  jika seorang melihat pada orang yang lebih daripadanya kekayaan dan sehatnya, maka hendaklah juga melihat kepada orang yang lebih menderita daripadanya
@  lihatlah kepada orang-orang yang dibawahmu, dan jangan melihat pada orang yang di atasmu, maka yang demikian itu lebih tepat untuk tidak meremehkan nikmat yang diberikan Allah kepadamu
. . .

Umar bin Abdul Aziz ra berkata, "Tiadalah Allah memberikan suatu nikmat kepada hamba, kemudian hamba itu mengucap alhamdulillah melainkan nilain pujian alhamdulillah itu jauh lebih besar dari nikmat yang diberikan itu."
. . .

Rasulullah saw bersabda, " Cinta kepada dunia itulah induk/pokok dari segala dosa."
. . . 

>>  Jangan merasa lambatnya datangnya kurnia pemberian Allah kepadamu, tetapi hendaknya engkau merasakan kelambatan dirimu untuk menghadap kepada Tuhan
. . .

Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang diberi lalu bersyukur, dan diuji lalu sabar, dan dianiaya lalu memaafkan dan berdosa lalu minta ampun," kemudian rasulullah saw diam sejenak. Sahabat bertanya, "Kemudian apakah ya rasulullah saw untuknya ?" Jawab nabi saw, "Merekalah yang pasti mendapatkan kesejahteraan, dan merekalah orang yang mendapat petunjuk hidayat."
. . .

Rasulullah saw bersabda, "Tiada sesuatu saat/masa yang datang pada seorang hamba, kemudian ia tidak berdzikir kepada Allah dalam saat itu, melainkan saat itu akan merupakan kemenyesalan pada hari kiamat."
. . .

>>  Tiada engkau mencintai sesuatu melainkan pasti engkau menjadi hamba dari apa yang engkau cintai itu, dan Allah tidak suka bila engkau menjadi hamba sesuatu selain daripadaNya
. . .

Firman Allah: Jika hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat
@  dan Kami (Allah) lebih dekat kepada orang yang akan mati itu daripada kamu, tetapi kamu tidak dapat melihat
@  dan Kami (Allah) lebih dekat kepada manusia dari urat nadinya
. . .

.:  Jangan putus harapan untuk diterimanyaa amal perbuatan yang engkau kerjakan dengan tidak khusyuk (hadir hati di dalamnya), sebab masih ada kemungkinan amal itu diterima padahal belum dapat dilihat buahnya dengan segera :.
. . .

@  Saad bin Abi Waqash ra berkata: Saya telah mendengar rasulullah saw bersabda, " Sebaik-baik rizqi yang mencukupi, dan sebaik-baik dzikir yang samar."
@  Abi Dardaa ra berkata: Rasulullah saw bersabda, " Tiada terbit atau terbenam matahari melainkan di sisinya ada dua malaikat yang berseru, seruan itu dapat didengar oleh semua makhluk kecuali manusia dan jin; 'Hai sekalian manusia silahkan kembali kepada Tuhan, sesungguhnya yang sedikit tetapi mencukupi itu lebih baik dari yang banyak hingga melalaikan (menyesatkan).'"
. . .

Rasulullah saw bersabda, "Bukannya kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yang sesungguhnya adalah kaya hati/tenang jiwa."
. . .

>>  Kurangilah kesenanganmu dengan dunia, supaya berkurang pula kedukaanmu pada dunia
~**  Seorang ditanya: Mengapakah engkau tidak pernah risau? Jawabnya: Karena saya tidak menyimpan barang yang akan merisaukan/menyusahkan bila hilang, sebab yang menyenangkan itulah pula yang menyusahkan, jika sedikit maka sedikit pula, dan bila banyak yang disenangi tentu banyak pula yang akan menyusahkan.
. . .

Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang cinta dunia, berbahaya akheratnya, dan siapa yang cinta akherat, berbahaya dunianya. Ingatlah kamu harus mengutamakan yang kekal abadi daripada yang lekas rusak dan hancur."
. . .

*  Siapa yang bertambah ilmu tetapi tidak bertambah baik budi akhlaknya dan takutnya kepada Allah, maka tiada bertambah dekat kepada Allah, bahkan bertambah jauh dari Allah
*  Sesungguhnya jika ada musuh yang mendekatkan engkau kepada Allah lebih baik dari teman/kawan yang memutuskan engkau dari Allah
*  Syaitan tidak pernah lupa kepadamu, maka engkau jangan lupa terhadap Tuhan yang nasibmu ada di tanganNya
. . .

Abu Saied Alkhudry berkata: Saya telah mendengar rasulullah saw bersabda, "Iblis berkata kepada Tuhan, 'Demi kemuliaan dan kebesaranMu, saya akan tetap menyesatkan anak Adam selama ada ruh dikandung badannya.' Maka dijawab oleh Allah, 'Demi kemuliaan dan kebesaranKu, Aku tetap akan mengampunkan anak Adam selama mereka minta ampun (membaca istighfar) kepadaKu.'"
. . .

.:  Asysyibly berkata: Siapa yang merasa diri berharga, maka ia tidak bertawadhu
.:  Abu Yazid berkata: Selama seorang itu merasa ada orang yang lebih jahat daripadanya, maka ia sombong
~** Dan tanda bahwa ia benar-benar bertawadhu, jika ia tidak marah ketika dihina atau dicela
. . .

@  Bukan seorang yang mencintai itu yang meminta apa-apa dari yang dicintai, tetapi sesungguhnya seorang cinta kasih itu, ialah yang berkorban untukmu, bukan yang engkau memberi apa-apa padanya
~**  Abu Abdullah Alqurasy berkata: Hakikat cinta/kasih itu, bila engkau telah dapat memberikan keseluruhanmu kepada yang engkau cinta, sehingga tidak ada sisa apa-apa bagimu
. . .

.:  Allah telah menurunkan wahyu kepada Nabi Isa as: Apabila Aku melihat hati hambaKu, tidak ada padanya cinta dunia dan akhirat, niscaya Aku penuhi hati itu dengan cinta kepadaKu
.:  Allah telah menurunkan wahyu kepada Nabi Dawud as: Hai Dawud, sungguh Aku telah mengharamkan cintaKu untuk masuk ke dalam hati dimana dalam hati itu ada cinta kepada lainKu
. . .

Hatim Al-asham berkata, "Siapa yang akan masuk golongan kami harus dapat membunuh hawa nafsunya empat kali: Mati yang merah yaitu menahan (mengekang) hawa nafsu, mati yang hitam yaitu sabar/tabah menanggung gangguan orang, mati yang putih yaitu tahan lapar dan mati yang hijau dapat memakai pakaian tembelan (compang-camping)."
. . .

Aisyah ra berkata: Rasulullah saw telah bersabda, "Laksanakan amal perbuatan itu sekuat tenagamu, sesungguhnya Allah tidak jemu menerima dan memberi pahala, hingga kamu jemu beramal. Dan seutama-utama amal perbuatan itu ialah yang terus menerus (dawam) dilakukan meskipun sedikit."
. . .

>>  Buah iman itu ialah bertambahnya keyakinan, merasa senang melakukan ibadah, bertambah puas menerima segala ajaran tuntunan Allah dan rasulullah saw
. . .

~**  Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah saw bersabda: Allah berfirman: Aku selalu mengikuti persangkaan hambaKu, dan Aku selalu mendampingiNya selama ia berdzikir padaKu, jika ia dzikir padaKu dalam hatinya Aku ingat padanya dalam dzatKu, dan bila ia dzikir padaKu di muka umum Aku ingati dia dalam umum yang lebih baik dari golongannya, dan bila ia mendekat padaKu sejengkal Aku mendekat padanya sehasta, dan bila ia mendekat padaKu sehasta, Aku mendekat padanya sedepa, dan bila ia datang kepadaKu berjalan, Aku datang kepadanya berlari  **~
. . .

.:  Kekecewaan yang serendah-rendah kekecewaan ialah jika kosong dari segala kesibukan/kerja, tetapi kemudian tidak menghadap Allah atau sedikit rintangan kemudian tidak pergi kepadaNya (Allah)
. . .

@  Firman Allah: Berjuanglah kamu dalam keadaan ringan atau berat
. . .

.:|  Pikiran itu sebagai pelita hati, maka bila ia padam tidak ada penerangan baginya
. . .

~  Annu'man bin Basyir ra berkata: Rasulullah saw bersabda: Siapa yang tidak mensyukuri pemberian yang sedikit, maka tidak akan dapt mensyukuri yang banyak. Demikian pula siapa yang tidak syukur (terima kasih) kepada sesama manusia, maka berarti tiddak bersyukur kepada Allah
~  Allah telah berfirman: Syukurlah kepadaKu dan kepada kedua ayah bundamu
~  Rasulullah saw bersabda: Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada sesama manusia
. . .

.:|  Nabi saw bersabda, " Tiada diberikan kepada seorang hamba di dunia ini sesuatu yang lebih baik daripada diizinkan baginya untuk sembahyang dua rakaat."
. . .

Asysyibli berkata, " Syukur itu jalan melihat pada yang memberi buka melihat nikmat pemberiannya."
. . .

Sahel bin Abdullah berkata: Tiada seorang hamba yang menyatakan/mengakui kefakiran/kemiskinannya di sisi Allah ketika ia berdoa melainkan Allah berkata kepada para malaikat: Andaikan tidak karena ia tidak sanggup menerima langsung firmanKu, niscaya Aku (Allah) langsung menjawab Labbaika kepadanya


**~~**
Semoga Allah menjadikan kesenangan (kegembiraan) kami dan kamu dengan Allah
dan dengan rela (ridha) terhadap apa-apa yang dari Allah
Semoga Allah menjadikan kami dari golongan yang mengerti segala sesuatu daripada Allah
dan jangan menjadikan kami dari golongan orang yang ghafil (lalai)
Dan semoga Allah menjadikan kami di jalanan orang-orang yang muttaqin dengan kurnia dan kemurahan Allah swt