karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan
maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhan-mu-lah hendaknya kamu berharap (qs 94: 5-8)

al-qalam @IMAN @ILMU @AMAL @IHSAN


Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.
Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat,
kecuali bagi orang-orang yang khusyu',
(yaitu) orang-orang yang meyakini,
bahwa mereka akan menemui Tuhan-nya,
dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
(qs 2: 45-46)


Sebagian besar ahli kitab menginginkan
agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran
setelah kamu beriman,
karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri,
setelah nyata bagi mereka kebenaran.
Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka,
sampai Allah mendatangkan perintah-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.
Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu,
tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah.
Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.
(qs 2: 109)


Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,
maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa
apabila ia memohon kepada-Ku,
maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku)
dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku,
agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
(qs 2: 186)


Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu,
maka berdzikirlah dengan menyebut Allah,
sebagaimana kamu menyebut-nyebut
(membangga-banggakan) nenek moyangmu,
atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu.
Maka di antara manusia ada orang yang berdoa:
"Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia",
dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di akhirat.
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia
dan kebaikan di akhirat
dan peliharalah kami dari siksa neraka".
Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian
daripada yang mereka usahakan;
dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.
(qs 2: 200-202) 


Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga,
padahal belum datang kepadamu (cobaan)
sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?
Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan,
serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)
sehingga berkatalah Rasul
dan orang-orang yang beriman bersamanya:
"Bilakah datangnya pertolongan Allah?"
Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan.
Jawablah:
"Apa saja harta yang kamu nafkahkan
hendaklah diberikan kepada ibu-bapak,
kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin
dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan."
Dan apa saja kebaikan yang kamu buat,
maka sesungguhnya Allah Maha mengetahuinya.
(qs 2: 214-215)


Diwajibkan atas kamu berperang,
padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu,
padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
(qs 2: 216) 


Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, 
pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), 
maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya
dengan lipat ganda yang banyak.
Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki)
dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. 
(qs 2: 245) 


… Orang-orang yang meyakini
bahwa mereka akan menemui Allah, berkata:
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit
dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah.
Dan Allah beserta orang-orang yang sabar."
Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka,
merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa:
"Ya Tuhan Kami,
tuangkanlah kesabaran atas diri kami,
dan kokohkanlah pendirian kami
dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir."
(qs 2: 249)


Apa saja yang kamu nafkahkan
atau apa saja yang kamu nazarkan,
maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.
Orang-orang yang berbuat zalim
tidak ada seorang penolongpun baginya.
Jika kamu menampakkan sedekah(mu),
maka itu adalah baik sekali.
Dan jika kamu menyembunyikannya
dan kamu berikan kepada orang-orang fakir,
maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu.
Dan Allah akan menghapuskan dari kamu
sebagian kesalahan-kesalahanmu;
dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(qs  2: 270-271)


… Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata:
"Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat,
semuanya itu dari sisi Tuhan kami."
Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)
melainkan orang-orang yang berakal.
(Mereka berdoa):
"Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan
sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami,
dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau;
karena sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)".
"Ya Tuhan kami,
sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia
untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya".
Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.
(qs 3: 7-9)


... Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah),
pada sisi Tuhan mereka ada surga
yang mengalir dibawahnya sungai-sungai;
mereka kekal didalamnya.
Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan
serta keridhaan Allah.
Dan Allah Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.
(yaitu) orang-orang yang berdoa:
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman,
maka ampunilah segala dosa kami
dan peliharalah kami dari siksa neraka,"
(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat,
yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah),
dan yang memohon ampun di waktu sahur.
(qs 3: 15-17)


Katakanlah:
"Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan,
Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki
dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki.
Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki
dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki.
Di tangan Engkaulah segala kebajikan.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Engkau masukkan malam ke dalam siang
dan Engkau masukkan siang ke dalam malam.
Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati,
dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.
Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki
tanpa hisab (batas)".
(qs 3: 26-27)


Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna),
sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.
Dan apa saja yang kamu nafkahkan
maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.
(qs 3: 92)


Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi;
dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.
(qs 3: 109)


Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi.
Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki;
Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki,
dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(qs 3: 129)


Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati
melainkan dengan izin Allah,
sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.
Barang siapa menghendaki pahala dunia,
niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu,
dan barang siapa menghendaki pahala akhirat,
Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu.
Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
(qs 3: 145)



Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,
dan silih bergantinya malam dan siang
terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah
sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring
dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi
(seraya berkata):
"Ya Tuhan kami,
tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia,
Maha suci Engkau,
maka peliharalah kami dari siksa neraka.
Ya Tuhan kami,
sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka,
maka sungguh telah Engkau hinakan ia,
dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.
Ya Tuhan kami,
sesungguhnya kami mendengar
(seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu):
"Berimanlah kamu kepada Tuhanmu",
maka kamipun beriman.
Ya Tuhan kami,
ampunilah bagi kami dosa-dosa kami
dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami,
dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.
Ya Tuhan Kami,
berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami
dengan perantaraan rasul-rasul Engkau.
Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat.
Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji."
(qs 3: 190-194)



Sembahlah Allah
dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.
Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa,
karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin,
tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh,
dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong
dan membangga-banggakan diri,
(yaitu) orang-orang yang kikir,
dan menyuruh orang lain berbuat kikir,
dan menyembunyikan karunia Allah
yang telah diberikan-Nya kepada mereka.
Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir
siksa yang menghinakan.
Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka
karena riya kepada manusia,
dan orang-orang yang tidak beriman
kepada Allah dan kepada hari kemudian.
Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya,
maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.
Apakah kemudharatannya bagi mereka,
kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian
dan menafkahkan sebahagian rezki
yang telah diberikan Allah kepada mereka?
Dan adalah Allah Maha mengetahui keadaan mereka.
Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang
walaupun sebesar zarrah,
dan jika ada kebajikan sebesar zarrah,
niscaya Allah akan melipat gandakannya
dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar.
(qs 4: 36-40)
 
 
Dan Allah lebih mengetahui (dari pada kamu)
tentang musuh-musuhmu.
Dan cukuplah Allah menjadi pelindung (bagimu).
Dan cukuplah Allah menjadi penolong (bagimu).
[qs 4: 45]


… Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar
dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa,
dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.
[qs 4: 77]


... Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, 
maka Sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka 
dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka,
padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. 
Mereka itu tempatnya jahannam dan mereka tidak memperoleh tempat lari dari padanya.
[qs 4: 119-121]


Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi,
dan sungguh Kami telah memerintahkan
kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu
dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.
Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah),
sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi
hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi.
Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.
Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu wahai manusia,
dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai penggantimu).
Dan adalah Allah Maha Kuasa berbuat demikian.
Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja (maka ia merugi),
karena di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat.
dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
[qs 4: 131-135]


Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang

kecuali oleh orang yang dianiaya.
Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan
atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain),
maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.
[qs 4: 148-149] 
 
 
Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan:
"Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya".
Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?"
(kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya),
tetapi kamu adalah manusia (biasa)
diantara orang-orang yang diciptakan-Nya.
Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya
dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya.
Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi
serta apa yang ada diantara keduanya.
Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).
[qs 5: 18]