karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan
maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhan-mu-lah hendaknya kamu berharap (qs 94: 5-8)

14.1.12

seperti katak dalam tempurung
jika sendiri kita termenung
betapa hidup membuat kita tercenung
dengan suka dan duka yang bersambung
seringkali membuat diri merasa linglung
tak jarang juga hati jadi bingung
tapi satu yang harus kita renung
bahwa hidup hakikatnya begitu agung
dengan segala cobaan yang tak terbendung
selalu ada nikmat yang tiada terhitung
sehingga dengannyalah kita berkaca
meski luka dan lara sering mendera
jangan goyah walau hanya sesaat saja
apalagi coba menghentikan langkah
jangan, jangan pernah menyerah
seperti suka yang datang menyapa
luka juga akan datang menggantikan adanya
seperti suka yang membuat kita bahagia
luka akan juga bisa membuat kita merana
tidak penting seberapa parah luka yang kita punya
tapi meyakini bahwa luka-luka itu akan sirna
akan dapat merubah galau yang menerpa
menjadikannya indah pada akhirnya
karena adalah kita yang menentukan ujung
menjadikan diri termasuk orang yang beruntung
bukan membiarkannya jadi rentung
hanya satu yang patut kita renung
kepada Allah segala hal kita bergantung